Sumberahayu - PEDULI KESEHATAN, POSYANDU BALITA DAN SOSIALISASI PEMERIKSAAN IVA BERSAMA KADER KESEHATAN DESA SUMBERAHAYU

PEDULI KESEHATAN, POSYANDU BALITA DAN SOSIALISASI PEMERIKSAAN IVA BERSAMA KADER KESEHATAN DESA SUMBERAHAYU

Sumberahayu. Kamis, 09 Juni 2022

Kader Kesehatan balita desa Sumberahayu (09/06) dan dusun Wonokerso (08/06) melakukan kegiatan rutin bulanan bekerjasama dengan bidan desa Ibu Yudhis. Kegiatan posyandu balita ini bertujuan untuk pelayanan kepada balita dan anak dengan melakukan penimbangan agar bisa dipantau pertumbuhan dan perkembangan balita dan anak. Manfaat posyandu balita ini untuk memberikan layanan kesehatan anak, imunisasi, pemberian makanan tambahan, dan penyuluhan tentang Kesehatan.

Beberapa kegiatan yang dilakukan pada kegiatan posyandu balita ini antara lain :

Penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita dan anak. Pendataan balita dilakukan tiap bulan di posyandu. Kegiatan ini berguna untuk mengetahui pertumbuhan dan mendeteksi sedini mungkin penyimpangan pertumbuhan balita. Penimbangan dan pengukuran yang kemudian dicatat di KMS, dari data tersebut dapat diketahui status pertumbuhan balita, apabila penyelenggaraan posyandu baik maka upaya untuk pemenuhan dasar pertumbuhan anak akan baik pula. Selain itu juga untuk mencegah bayi yang mengalami stunting yang merupakan salah satu program pokok yang ada di desa Sumberahayu.

Semoga kegiatan posyandu ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan seluruh balita dan anak yang ada di desa Sumberahayu. Sehingga akan melahirkan generasi penerus yang cerdas dan sehat.

Disamping itu bidan desa juga mensosialisasikan tentang tes IVA kepada ibu-ibu balita.

Apa Itu Tes IVA? Tidak seperti pap smear yang mungkin lebih dikenal, tes IVA (inspeksi visual asam asetat) adalah pemeriksaan leher rahim yang juga bisa digunakan sebagai pendeteksi pertama. Jika dibandingkan dengan pap smear, hasil tes IVA diolah langsung tanpa harus menunggu hasil laboratorium.

Jadi, tes IVA menggunakan asam asetat atau asam cuka dengan kadar 3-5%, yang kemudian diusapkan pada leher rahim. Setelah itu, hasilnya akan langsung ketahuan, apakah pasien dicurigai memiliki kanker serviks atau tidak. Meskipun terdengar menyeramkan, sebenarnya pemeriksaan ini tidak menyakitkan dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.

Dengan ini diharapkan kaum wanita terutama ibu-ibu mengerti tentang pentingnya tes IVA agar meningkatkan kesadaran akan bahayanya  kanker serviks. Ibu Yudhis selaku bidan desa “dijadwalkan pada tanggal 20 Juni 2022 akan ada pemeriksaan IVA yang akan dilaksanakan di tempat Bidan Praktek Mandiri Bhakti Rahayu desa Sumberahayu. pemeriksaan IVA ini diberikan secara gratis untuk ibu-ibu desa Sumberahayu, jadi diharapkan ibu-ibu berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk mengikuti pemeriksaan IVA” ujarnya.


Dipost : 09 Juni 2022 | Dilihat : 249

Share :