Sumberahayu - TES IVA SADANIS MOBILE GRATIS BAGI MASYARAKAT DESA SUMBERAHAYU

TES IVA SADANIS MOBILE GRATIS BAGI MASYARAKAT DESA SUMBERAHAYU

Sumberahayu. Senin, 20 Juni 2022

Setelah dilaksanakannya sosialisasi Tes IVA di desa oleh bidan desa (09/06), maka pada hari ini dilaksanakan Tes IVA Sadanis (Periksa payudara klinis) Mobile. Kegiatan diselenggarakan dari Puskesmas Limbangan yang dibantu oleh Kader Kesehatan desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan metode jemput bola yaitu melakukan kunjungan langsung ke wilayah desa untuk melakukan pelayanan kesehatan. Kegiatan IVA Mobile bertempat di rumah Bidan Praktek Mandiri, masyarakat sangat berantusias untuk mengikuti kegiatan ini.

Pemeriksaan tes IVA dilaksanakan oleh bidan desa Ibu Yudhis, bersama Tim Kesehatan dari Puskesmas Limbangan dan dibantu oleh Kader Kesehatan. Tes IVA ini diberikan kepada masyarakat secara gratis. Kegiatan ini diselenggarakan karena dirasa penting untuk mendeteksi dini kanker serviks yang banyak diderita oleh perempuan di Indonesia.

Kanker Serviks berawal dari tumor ganas yang mengenai leher rahim dan disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Leher rahim yang terpapar virus HPV berpotensi menjadi kanker dalam waktu 3-17 tahun jika tidak dilakukan tindakan pencegahan. Deteksi dini terhadap penyakit ini dapat dilakukan dengan Tes IVA ( Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) yang merupakan pemeriksaan skrining kanker serviks dengan pemberian asam asetat atau asam cuka pada leher rahim selama 1 menit. Pemberian asam asetat ini merupakan metode mudah dan murah namun memiliki tingkat akurasi tinggi untuk menyimpulkan hasil pemeriksaan IVA negatif (normal) atau positif (ada lesi pra kanker). Dalam durasi 60 detik, hasil pemeriksaan akan diketahui jika ada kelainan, yaitu munculnya plak putih pada serviks yang perlu diwaspadai sebagai luka pra kanker. Idealnya, skrining pada wanita usia 35 – 40 tahun wajib dilakukan setiap 3 tahun sekali. Sedangkan bagi wanita yang belum menikah, sangat dianjurkan untuk melakukan vaksin HPV terlebih dahulu. Kanker payudara juga masuk dalam daftar 10 penyebab kematian terbanyak perempuan di Indonesia. Kita bisa mencegah munculnya penyakit ini dengan melakukan serangkaian pemeriksaan rutin seperti Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS).


Dipost : 24 Juni 2022 | Dilihat : 379

Share :